Seni Sulaman Kain Jarum Dengan Teknik Tusuk Rantai

Seni Sulaman Kain Jarum Dengan Teknik Tusuk RantaiTerdapat berbagai teknik menyulam pada seni sulaman kain jarum dan yang paling sering digunakan oleh para penyulam adalah teknik tusukan rantai. Teknik ini sangat bermanfaat untuk mengisi pola dan juga membentuk garis luar karena struktu jahitannya cenderung fleksibel mengikuti lengkungannya. Untuk seorang pemula yang baru belajar menyulam, berikut adalah langkah-langkah untuk membuat tusuk rantai.

– Tusuk Rantai Dasar
Tusuk rantai pertama yang harus dipelajari oleh pemula adalah tusuk rantai dasar. Untuk melakukan tusuk rantai dasar, mulailah dengan sebuah tusukan kecil lalu diikuti 2 langkah selanjutnya.
1. Membuat Sebuah Tusukan Kecil
Teknik tusukan rantai dimulai dari tusukan kecil. Jadi untuk langkah yang pertama, buatlah tusukan lurus berukuran kecil pada kain sulaman. Tusukan awal tersebut adalah jangkar dari keseluruhan rantai yang akan dibuat. Untuk membuat tusukan yang pas, lakukanlah dari bagian belakang kain agar kain tetap terlihat rapi pula. Setelah tusukan pertama, pastikan untuk menembus kembali bagian belakang kain dengan jarum.
2. Melingkarkan Benang Pada Tusuk Pertama
Untuk tusukan awal tadi, bawalah jarum di bagian bawahnya dari samping. Jika diperlukan, gunakanlah ujung jarum agar tusuknya lebih terbuka. Lalu, tariklah benang hingga menembus kain dan pastikan sedikit kencang namun tidak terlalu kencang. Dengan demikian, terbentuklah lubang pertama dan kedua.
3. Memasukkan Jarum Pada Lubang Kedua
Setelah terbentuk dua lingkaran dan terlihat pola rantainya, masukkan kembali jarum dengan menembus lubang yang paling atas, Maka, tusukan jarum tersebut akan membentuk seperti sebuah goresan. Itulah yang disebut sebagai mata rantai pertama dari rangkaian rantai yang dibuat. Setelah itu, lakukan langkah-langkah yang sama sampai rantai terbentuk sesuai dengan keinginan.

– Tusuk Rantai Berat
Apabila sudah menguasai teknik tusuk rantai dasar, bolehlah untuk mulai mempelajari tusuk rantai berat. Sesuai dengan namanya, teknik ini lebih sulit dibandingkan yang teknik dasar.
1. Membuat Mata Rantai Pertama
Berbeda dengan teknik tusuk dasar yang dibuat dengan tusukan kecil, tusuk rantai berat dimulai dengan mata rantai tunggal yang berasal dari tusuk rantai dasar. Caranya, memulai dengan tusuk kecil lalu tembus kain di bagian sejajar tusukan tersebut dan buatlah lingkaran dengan benang pada tusukan pertama
2. Membuat Mata Rantai Kedua
Langkah berikut mulai berbeda dengan tusuk rantai dasar. Jadi, tembuslah kain dari mata rantai pertama. Setelah itu buatlah lingkaran untuk menembus jangkar. Setelah itu, buatlah mata rantai ketiga dengan bantuan mata rantai pertama dan kedua. Dengan demikian, rantai berat sudah terbentuk dan ulangilah langkah tersebut sesuai dengan kebutuhan.
Pada seni sulaman kain jarum, teknik rantai cenderung lebih kompleks namun banyak yang menggunakannya karena hasilnya yang bagus. Oleh karena itu, setiap anggota agen bola terpercaya bisa dengan mudah mempelajarinya dan mempraktekkannya.

candarcm

Leave a Reply

Your email address will not be published.